PT Intisentosa Alambahtera

Devisa Batu Bara 329,85 Juta Dolar PDF Print E-mail
Thursday, 28 January 2010 06:44
 
Komoditas hasil tambang batu bara yang diekspor melalui pelabuhan khusus batu bara Tarahan, Bandar Lampung, sudah meraup devisa 329,85 juta dolar AS, dalam kurun waktu 11 bulan, Januari--November 2009. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Lampung Suparmo mengatakan devisa tersebut berasal dari ekspor batu bara ke sejumlah negara 4,57 juta ton.
 
 

"Dengan meraih devisa 329,85 juta dolar AS itu, batu bara mampu memberikan sumbangan (share) 10,15 persen terhadap total perolehan devisa ekspor nonminyak dan gas (nonmigas) Provinsi Lampung Januari--November 2009 sebesar 3,25 miliar dolar AS, dari total volume ekspor 8,24 juta ton," kata Suparmo, Rabu (27-1). Khusus periode November 2009, batu bara laku ke sejumlah negara, yakni China, India, Jepang, dan Vietnam seberat 713.874 ton, senilai 40,25 juta dolar AS.

 
 
 

Sesuai data pada Disperindag Lampung, sepanjang tahun 2008, batu bara itu meraih devisa 320,6 juta dolar AS, dari total realisasi ekspor komoditas itu ke sejumlah negara 4,3 juta ton. Dibandingkan realisasi ekspor pada 2007 seberat 4,23 juta ton atau senilai 209,22 juta dolar AS, terjadi peningkatan jumlah volume tipis, hanya 1,56 persen. Namun perolehan nilai devisanya melonjak cukup besar hingga 53,23 persen. Batu bara itu pada 2008 lalu banyak diekspor ke negara Jepang, Italia, India, Pakistan, Inggris, dan Swiss.

 

Komoditas hasil tambang batu bara yang diekspor dari Lampung merupakan produksi dan diekspor PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) yang beroperasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Batu bara tersebut diangkut ke Tarahan menggunakan kereta api.

Saat ini, pihak PT Bukit Asam (PTBA) sedang membangun pelabuhan baru untuk meningkatkan daya tampung batu bara, guna mencukupi kebutuhan dalam dan luar negeri. Pelabuhan baru itu berlokasi di Pelabuhan Panjang berkapasitas 20 juta ton pasokan batu bara.

Sumber : LampungPost
 

Newsflash

Kedatangan Kapal di Pelabuhan Sesuai Jadual
Jadwal kedatangan kapal saat bersandar di Pelabuhan Panjang sudah sesuai dengan kesepakatan. Artinya, tidak mungkin ada kapal yang bersandar tanpa sepengetahuan PT Pelindo.
Read more... Link