| Harga Kelapa Sawit dan CPO Meningkat |
|
|
|
|
Memasuki awal Januari 2010, harga CPO mengalami kenaikan Rp379/kg dari Rp5.889/kg menjadi Rp6.268/kg. Sedangkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami kenaikan hingga Rp70/kg dibanding Desember 2009. Demikian pula harga inti sawit mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp2.633/kg menjadi Rp2.670/kg.Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Sutono didampingi Sekretaris Dinas, Bambang, Kamis (7-1), mengatakan harga TBS kelapa sawit berumur 10 tahun ke atas mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp1.103/kg pada Desember 2008 menjadi Rp1.173/kg. Sedangkan TBS kelapa sawit berumur sembilan tahun dari sebelumnya seharga Rp1.069/kg menjadi Rp1.137/kg. Untuk TBS sawit berusia 8 tahun dari sebelumnya Rp1.036/kg menjadi Rp1.102/kg dan usia 7 tahun dari sebelumnya Rp1.003/kg naik menjadi Rp1.067/kg pada Januari tahun 2010 ini.
Kenaikan harga ini diketahui berdasarkan laporan enam perusahaan penghasil sawit pada Dinas Perkebunan Provinsi Lampung. Keenam perusahaan itu, PTPN VII, Sumber Indah Perkasa, Tunas Baru Lampung, Tunas Lampung Interpertiwi, Palm Lampung Persada, dan Kriya Swarna Pubian.
Sementara itu, untuk menggenjot produksi sawit Lampung pada 2010, menurut Sutono, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung melakukan ekstensifikasi perkebunan sawit rakyat seluas 5.000 ha. Dari jumlah tersebut, hingga kini baru 500 ha lahan yang digarap. Program ekstensifikasi lahan yang terletak di Rawa Pitu, Tulangbawang ini, ditargetkan seluas 10 ribu ha. "Diharapan dalam dua tahun, program ekstensifikasi di Rawa Pitu, Tulangbawang ini dapat terealisasi seluruhnya," kata Sutono.
Program ekstensifikasi ini diperuntukkan bagi petani-petani yang tergabung dalam koperasi. Program revitalisasi perkebunan melalui ekstensifikai lahan ini memberikan kemudahan bagi petani, berupa pelatihan pembinaan dan pemberian pinjaman oleh bank dengan bunga rendah.
Dari total luas lahan sawit di Provinsi Lampung seluas 153 ribu ha, hanya 117.923 ha yang menghasilkan. Sedangkan 31 ribu ha tidak menghasilkan dan 2.600 ha lahan dalam keadaan rusak."Mengingat sawit rakyat masih bisa dikembangkan hingga 20 ribu ha lagi, maka program revitalisasi perkebunana ini diharapkan dapat berjalan," kata dia. Adapun total produksi sawit Lampung pada 2009 mencapai 368.259 ton atau naik 5 persen dibanding tahun 2008. Sedangkan produktivitasnya mencapai 3,123 ton/ha. n CR-1/E-2
Sumber : Lampung Post |


